Semua Resep
Masakan Nusantara
Family Surprise
Bekal Si Kecil
‹
›
Seafood
Daging
Menu Piknik
Info Bunda
Masakan Bunda - Sebagai cemilan kacang adalah makanan paling praktis untuk didapatkan. Namun ternyata lebih banyak manfaat kesehatan yang bisa kita dapatkan dari segenggam kacang, lebih dari sekadar kenikmatan mengunyah makanan yang biasanya berbentuk kecil-kecil dan terasa renyah itu.
Secara alami seperti dikutip laman Health kacang umumnya sudah mengandung lemak, protein, vitamin dan mineral. Namun hati-hati karena kadar lemak dan kalorinya cukup tinggi segenggam pertama mungkin memang cukup sehat untuk tubuh Anda. Sementara genggam kedua bisa jadi membahayakan diet Anda.

Berikut enam kacang yang terbukti bermanfaat untuk kesehatan.
1. Kacang terbaik untuk diet: almond, mede dan pistachio.
Tiga jenis kacang ini punya kadar kalori yang moderat untuk dimasukkan ke diet harian. “Kacang ini masing-masing mengandung asam lemak omega-3, protein, dan serat. Semua ini membantu Anda untuk tetap merasa penuh dan menekan selera makan,” kata Judy Chaplan, RD, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.
Almond (23 butir) mengandung 6 gram protein dan 14 gram lemak, kacang mede (16-18 butir) mengandung: 5 gram protein, 13 gram lemak dan pistachio (49 butir) mengandung: 6 gram protein dan 13 gram lemak.
Hindari kacang dalam kemasan atau yang dibakar tapi dengan minyak. Sebaiknya makan tiga jenis kacang ini dalam kondisi mentah atau dipanggang. Kacang yang dibakar seringkali ditambahi minyak omega-6 yang tidak sehat. Sementara temperatur yang tinggi akan merusakkan nutrisi dalam kacang.
2. Kacang terburuk untuk diet : macadamia dan pecan
Satu ons kacang macadamia (10-12 butir) mengandung : 2 gram protein dan 21 gram lemak. Sementara pecan (18-20 butir) mengandung 2 gram protein dan 21 gram lemak dan pecan (18-20 bagian) mengandung 3 gram protein dan 20 gram lemak, keduanya mengandung masing-masing 200 kalori, dengan sangat sedikit protein dan tinggi lemak.
Namun jangan khawatir, ini tetap kacang yang baik jika Anda membatasi porsinya.
3. Kacang terbaik untuk jantung: kacang kenari.
Sementara semua kacang berisi lemak omega-3 yang sehat untuk jantung, walnut atau kacang kenari (14 bagian) mengandung: 185 kalori, 18 gram lemak dan 4 gram protein sekaligus kaya akan asam linoleic alfa (ALA). Penelitian membuktikan ALA bisa membantu kondisi jantung dengan irama yang tak menentu.
Penelitian di Spanyol pada tahun 2006 menyimpulkan kacang kenari juga sama efektifnya dengan minyak zaitun untuk meredakan peradangan dan oksidasi di arteri setelah mengkonsumsi makanan berlemak.
4. Kacang terbaik untuk otak : kacang tanah.
Kacang tanah kaya akan folat — mineral yang penting untuk perkembangan otak dan menjaganya dari penurunan kognitif. Kacang tanah juga jadi sumber folat yang baik untuk para vegetarian untuk memenuhi kebutuhannya saat hamil untuk mencegah janin mengalami cacat bawaan lahir.
Seperti sebagian besar kacang, kacang tanah juga banyak mengandung lemak yang sehat untuk otak dan vitamin E. Satu ons kacang tanah (sekitar 28 butir dengan kulitnya) mengandung 170 kalori, 7 gram protein dan 14 gram lemak.
5. Kacang terbaik untuk kaum pria: kacang Brazil dan pecan.
Kacang Brazil yang ‘creamy’ kaya akan selenium, mineral yang terbukti ampuh untuk mencegah kanker prostat selain penyakit lainnya. Satu kacang saja cukup untuk memenuhi kebutuhan selenium seharian. Karenanya berhati-hatilah mengkonsumsinya karena terlalu banyak selenium bisa juga memicu diabetes tipe 2. Satu ons kacang Brazil (6 kacang) mengandung 190 kalori, 90 gram lemak, dan 4 gram protein.
Pecan juga baik untuk kesehatan pria karena kaya akan beta-sitosterol, steroid dari tanaman yang bisa meringankan gejala benign prostatic hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat. Satu ons pecan (18-20 bagian) mengandung 200 kalori, 21 gram lemak dan 3 gram protein.
6. Kacang terbaik untuk mencegah penyakit: almond.
Selain baik untuk diet, almond yang rendah kalori jug a mengandung lebih banyak kalsium dibanding kacang lain. Karenanya secara umum kacang ini sangat baik untuk kesehatan
Belum lagi almond sangat kata akan serat, vitamin E, dan antioksidan yang membantu memerangi peradangan dan sejumlah masalah kesehatan lain seperti kanker paru dan penurunan kemampuan otak akibat penuaan.
Nah diantara Kacang yang disebutkan diatas mana yang menjadi favorit kamu ?
Simak juga Cara Bedakan Antara Es Krim, Gelato atau Sorbet
Simak juga Cara Bedakan Antara Es Krim, Gelato atau Sorbet
Info Bunda

Masakan Bunda - Pepatah berkata saat melancong maka makanlah seperti orang lokal (eat like locals). Pilihan pertama untuk berwisata kuliner ala warga lokal adalah street food alias makanan yang dijajakan pedagang kaki lima.
Namun, jika Anda tipe yang memikirkan higienitas atau memiliki perut yang sensitif, maka makan di pedagang kaki lima bisa menjadi masalah tersendiri. Tenang saja, ada pilihan lain yang lebih nyaman bila Anda pelesiran di Bangkok, Thailand, yaitu mal.
Sebagai hidangan utama, patut dicoba adalah ikan kakap yang digoreng. Hal yang membuatnya istimewa adalah ikan yang dipakai begitu segar, sama sekali tak berbau amis, juga saus plum yang menambah sensasi manis menyegarkan.
Cicipi pula udang rebus. Makanan ini memang terkesan sederhana. Namun, untuk seafood berkualitas bagus, cara memasak terbaik adalah dengan mengukus atau merebusnya. Pilihan lain adalah cumi goreng tepung yang memang menu umum. Tetapi hal yang membuatnya istimewa adalah tekstur cumi yang lembut, tidak kenyal yang keras, sehingga mudah digigit. Daging cumi berpadu apik dengan garinga tepung yang membalurnya.
Tentu saja tak lengkap kunjungan ke Thailand tampa mencicipi tom yam. Pilihan bisa tom yam dengan udang atau tom yam seafood yaitu tom yam dengan ikan.
Tom yam semacam sayur asam ala Thailand. Bedanya tentu saja kuahnya tidak bening, melainkan menggunakan santan. Sensasi asam begitu terasa dan berpadu pas dengan santan yang gurih. Kedua rasa tidak berlawanan, malah saling melengkapi. Tambahan lagi sentuhan rasa pedas, tapi tak terlalu mengentak. Hasilnya adalah asam, pedas, dan kesegaran menyeliputi seluruh mulut.
Sebagai minuman, tentulah paling pas pilihan jatuh pada Thai Ice Tea. Tetapi, ibarat "tidak ada nasi padang di Padang" maka pesanlah minuman ini dengan nama "milk tea". Sebab Thai Ice Tea pada hakekatnya adalah teh dengan tambahan susu dan es batu. Hanya saja teh yang digunakan begitu khas rasanya dengan sentuhan after taste yang pahit dan warnanya yang jingga.
Info Bunda
Masakan Bunda - Es krim, gelato, dan sorbet sepintas memang mirip. Banyak juga yang mengatakan ketiganya adalah jenis-jenis es krim. Tapi nyatanya, es krim, gelato, dan sorbet beda, baik dari bahan maupun proses pembuatan.
Es Krim

Es Krim sesuai namanya memiliki rasa krim yang kuat. Bahan dasarnya, selain krim ialah kepala susu (bukan susu), dan kuning telur. Proses pencampuran bahan-bahan ini adalah dengan diaduk secara cepat dan kuat. Pengadukannya menggunakan mesin. Ini membuat banyak gelembung udara masuk ke bahan yang sedang diaduk.
Seporsi es krim dalam proses pengadukannya bisa mengembang 25 hingga 90 persen. Sederhananya semakin padat sebuah es krim semakin bagus kualitasnya. Es krim kualitas premium bisa hanya mengembang sekitar 25 persen. Es krim didinginkan dengan suhu minus 20 hingga minus 12 derajat celcius. Ini yang menyebabkan es krim terasa tajam di lidah.
Namun ini juga yang membuat es krim lebih tahan lama. Secara rasa, es krim lebih kuat rasa krimnya. Teksturnya juga lebih lembut dan mudah hancur karena tinggi kandungan gelembung udara. Sementara, kandungan lemak es krim berkisar antara 12-14 persen.
Seorang pemilik dan pembuat resep gelato GROM - brand yang menjual aneka gelato dan sorbet Italia - Guido Martinetti menjelaskan super premium es krim bahkan bisa mengandung lemak lebih dari 16 persen. "Regular ice cream contains 12-14 persen (lemak) while super premium have more than 16 persen," terangnya dalam Konferensi Pers Grand Opening GROM di Pacific Place, Jakarta.
Gelato

Gelato sebenarnya adalah bahasa Italia yang berarti es krim. Kata gelato sendiri berasal dari kata 'congelati' yang berarti beku. Meski demikian salam perjalanannya gelato menjadi jenis tersendiri. Gelato dibuat dari susu, gula, kuning telur, dan air. Karena bersifat 'home made', dalam hal bahan baku gelato lebih dinamis.
Beberapa juru masak menciptakan gelato dengan tambahan kacang. Beberapa lainnya menghilangkan unsur kuning telur atau susu. GROM sendiri menjual berbagai jenis gelato, ada yang tanpa susu, tanpa kuning telur, atau tanpa kacang. Gelato diaduk dengan kecepatan pelan. Ini membuat teksturnya lebih padat. Kemudian dibekukan pada suhu yang lebih panas, sekitar minus 10 derajat celcius. Dengan suhu ini, gelato tak tahan lama dan mudah cair.
Untuk rasa gelato tak tajam di lidah. Teksturnya juga padat. Rasa susunya lebih terasa. Kandungan lemak pada gelato sangat rendah. Menurut Guido, hingga saat ini belum ada standar baku berapa kisaran lemak yang tepat agar sebuah olahan bisa disebut gelato. Tapi, sejauh ini rata-rata kisaran lemak gelato di bawah 10 persen. Gelato berkualitas tinggi bahkan hanya mengandung 1-3 persen lemak.
Sorbet

Sorbet dalam sejarahnya adalah makanan yang dibuat dari salju. Jadi, teksturnya ya seperti serbuk es. Bahan baku sorbet modern sangat sederhana: buah, air, dan gula. Proses pembuatannya sedikit banyak mirip dengan gelato, hanya menghilangkan unsur susu, krim, dan kuning telur.
Sorbet juga terkenal dengan rasa buahnya yang dominan, karena memang terbuat dari buah asli. Saat KompasTravel memakan salah satu sorbet lemon di GROM, teksturnya lembut dan sangat asam, seperti lemon. Tapi kristal air yang membeku tak begitu tajam dan membekas di lidah. Dalam pengembangannya ada banyak lagi makanan serupa sorbet, misalnya granita. Terkadang beda persentase kadungan buah saja bisa mengubah nama.
Info Bunda
Subscribe to:
Posts (Atom)